Dalam sebuah hadits dijelaskan didalamnya yang maknanya “barangsiapa membaca ayat kursi setiap kali selesai shalat fardhu, maka tidak ada penghalang antara dirinya dengan masuk syurga kecuali kematian ?
Jawaban
Hadits tersebut diriwayatkan oleh an-nasa’i dalam ‘amal al-Yaum wa al-lailah, Ibnu Sunni dalam ‘amal al-Yaum wa al-lailah, ath-thabrani dalam al-kabir dan yang lainnya dari jalur Muhammad bin Humair dari Muhammad bin Ziyad al-Alhani dari Abu Umamah t. Sanadnya la ba’sa, dan telah dishahihkan oleh Ibnu hibban dalam kitab ash-shala serta al-Mundziri dan ‘Abd al-Hadi, al-Haitami dan Ibnu Katsir. Ibnu katsir berkata: “sanadnya berdasarkan syarat al-Bukhari”.
Banyak para ulama yang telah menyelisihi Ibnu al-jauzi yang mengganggap hadits ini palsu dalam kitabnya al-maudhu’at.
Hadits ini sanadnya jayyid tidak terdapat dalam shahih Bukhari dan Muslim namun yang seperti ini diterima, terlebih imam an-Nasa’i rahimahullah telah meriwayatkannya dan tidak menyebutkan illah nya (cacatnya) bahkan beliau menyebutkannya dalam al-Mukhtarah dan menshahihkannya. Oleh sebab itu- wallahu a’lam- bahwa pendapat yang mengatakan hadits ini shahih adalah pendapat yang lebih rajih dari pada yang mendho’ifkannya (melemahkannya).
Adapun anjuran hadits tersebut ialah anjuran untuk membaca ayat kursi setiap selesai shalat fardhu. Wallahu a’lam
Sumber: majalah Qiblati edisi 11 tahun VII
