Jawaban
Ruwatan merupakan istilah dalam bahasa jawa yang berarti lebur atau membuang energi negatif. Orang yang diruwat adalah orang yang ingin mengikis energi negatif (kesialan) berupa sengkala atau sukerta yang melekat pada dirinya akibat murka dewa Bathrakala (dewa agama hindu/sesat yang jahat). Mempercayai adanya kesialan akibat pertanda pada tubuh, tanggal lahir, hari lahir, tanda-tanda alam dan sebagainya. Dalam istilah islam semua yang dilakukan ini disebut dengan tathoyur. Dari Imran bin husain, bahwasanya Rasulullah shalallahu alahi wassallam bersabda:
ليس منّا من تطيّر أو تُطيّرَ له
“bukan
termasuk golongan kami yang melakukan atau meminta tathoyyur
(menentukan nasib sial berdasarkan tanda-tanda aneh, burung atau lainnya)”.
(silsilah ash-shahihah al-Albani no.2195)
Prosesi
ruwetan ini merupakan bentuk kesesatan yang sangat kentara, yang mana berisi
pemujaan pada dewa-dewa, pemberian sesaji, mandi bunga, memotong hewan tertentu
dan lain sebagainya yang kental dengan nuansa kesyirikan dan mistis. Wallahu a’lam
